Katie, seorang perancang busana New York yang ambisius, hanya memiliki waktu tiga minggu untuk mengembangkan koleksi yang dapat melambungkan mereknya ke kancah nasional. Katie kembali berhubungan dengan Luke, cinta pertamanya yang kini menjadi perancang furnitur dan pengrajin kayu berbakat yang desainnya berakar pada keahlian, kesabaran, dan tujuan. Saat kehidupan mereka kembali terjalin, keduanya menemukan bahwa inspirasi tidak ditemukan dalam tenggat waktu atau tuntutan tetapi dalam nilai-nilai abadi tentang rumah, warisan, dan harapan.






