Hairy Legs, sebuah film pendek animasi, mendokumentasikan tindakan pemberontakan kecil namun mengubah hidup seorang gadis berusia 13 tahun dalam perjalanan menuju kedewasaan dan feminisme. Keputusan untuk tidak mencukur bulu kakinya membuat pembuat film Andrea Dorfman mempertanyakan dan akhirnya menentang ekspektasi masyarakat. Dengan pesona, kehangatan, dan humor, Hairy Legs menangkap universalitas para gadis yang mengeksplorasi gender, rasa ingin tahu, dan kebebasan saat mereka berevolusi dari menghabiskan hari-hari riang dan tanpa beban di atas sepeda mereka hingga menghadapi dan menentang stereotip.






